Kamis, 16 Mei 2019

Pengetahuan Suci


Pengetahuan Suci
Penulis : Syah Waliyullah ad-Dahlawi

“Setiap mistikus telah menafsirkan hakikat sesuai dengan kapasitasnya, dan bahwa tepatnya perbedaan mendasar dalam kapasitasnya inilah yang telah menyebabkan perbedaan-perbedaan dalam penafsiran mereka.” (Syah Waliyullah ad-Dahlawi)

Buku ditangan pembaca ini, menduduki posisi sangat tinggi dalam literature Sufi, yang berkenaan dengan dimensi-dimensi ruhani mistisisme, dan menyajikan sebuah pembahasan mendetil tentang kemampuan-kemampuan tersembunyi manusia, yang memancarkan cahaya yang luas terhadap persoalan-persoalan intuisi ekstatis dan penyingkapan mistis.
Syah Waliyullah menyajikan agama dalam bentuknya yang otentik – sebagaimana agama itu telah ada selama di abad pertama era Islam – dan membuang semua tambahan (Bid’ah) yang tidak perlu dan menyimpang dari masa-masa sesudahnya.



Rabu, 20 Februari 2019

Matsnawi Jalaluddin Rumi

Matsnawi

Bait-Bait Ilahi untuk Pendidikan Ruhani


Jika kau ingin Tuhan jadi menyenangkan bagimu,pandanglah Ia dengan mata orang-orang yang mencintai-Nya
Untuk memperingati 800 tahun kelahiran Jalaluddin Rumi, organisasi PBB untuk pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan atau UNESCO menetapkan tahun 2007 sebagai Tahun Rumi Internasional. Rumi dianggap sebagai salah satu tokoh-spiritual terbesar sepanjang masa karena pesan-pesan yang ia sampaikan perihal cinta, kemanusiaan, dan perdamaian. Karya-karyanya yang abadi tak hanya dinikmati umat Islam, namun umat manusia secara keseluruhan. Maka, wajar, jika UNESCO menyebut Rumi sebagai salah satu filsuf dan sastrawan besar yang dimiliki umat manusia.Dan salah satu karyanya adalah Matsnawi.
Matsnawi merupakan kumpulan cerita menarik dan kebijaksanaan mengesankan yang disarikan dari berbagai sumber mulai Al-Quran, hadis, dan cerita rakyat. Semuanya dicurahkan dalam sungai-sungai puisi yang mengalir dan indah. Menenteramkan jiwa. Mengantarkan kita pada hubungan yang lebih intim dan menyenangkan dengan Tuhan.Sisipan-sisipan fabel dan kisah penuh hikmah dalam bentuk prosa membuat buku ini terasa kaya dan asyik dinikmati. untuk informasi lebih lanjut silakan galeribuku.com atau di www.cahayakesadaran.com

Risalah Al Amin Imam Syadzili

RISALAH AL AMIN
Kitab Tasawuf yang mengantarkan Kita Cepat Sampai Kepada-Nya





Agar sampai kepada Allah, seorang hamba harus menapaki jalan yang berliku, terkadang menanjak dan bahkan terjal. Buku ini adalah petunjuk agar selamat sampai ke tujuan utama seorang hamba dalam hidupnya, yaitu Allah swt. Dalam terma tasawuf, sampai kepada Allah disebut wushul. Wushul ini dapat diperoleh oleh hamba Allah yang mampu membersihkan dan membuka ainul bashirah (mata hati).

Agar sampai pada level tersebut, seorang hamba harus melatih dirinya sendiri. Ketika tabir ainulbashirah hamba tersingkap, maka akan membawa hamba menuju pengalaman spiritual tertinggi, yaitu haqqul yaqin. Orang mengenal Syekh Abu al-Hasan asy-Syadzili sebagai pendiri tarekat Syadziliyyah. Namun tak banyak yang mengenal karyanya. Buku ini merupakan salah satu karya beliau yang wajib dibaca jika ingin mengenalnya lebih dalam lagi. Buku ini memuat semua perkataan syekh asy- Syadzili tentang semua hal yang berkaitan dengan tasawuf dan tarekatnya.

Buku ini bermanfaat bagi mereka yang menapaki jalan tasawuf dan tarekat. Di dalamnya menjelaskan terminologi-terminologi yang digunakan dalam tasawuf. Selain itu, buku ini juga memuat informasi tentang etika-etika yang harus diaplikasikan oleh salik, problematika yang biasanya menjadi batu sandungan, himbauan-himbauan yang harus dilakukan pada kondisi tertentu seperti saat meminta kepada Allah misalnya, dan semua hal yang harus dihindari saat menjalani tarekat. Syekh asy-Syadzili menginspirasi terbitnya buku legendaris berjudul Al-Hikam karya Ibnu Athaillah as-Sakandari. Keduanya seperti lautan hikmah yang tak bertepi yang siap memuaskan dahaga para salik untuk bertemu Kekasihnya (Allah). untuk info lebih lanjut silakan klik galeribuku.com atau cahayakesadaran.com

Kamis, 22 Februari 2018

Insan Kamil Al Jili


Insan Kamil Al Jili
Terjemah Kitab Insan Kamil Karya Syeikh Abdul Karim ibnu Ibrahim Al Jaili

Insan Kamil dengan menjadikan "manusia" (mikro - kosmos) sebagai fokus kajian, utamanya Rasulullah Muhammad SAW sebagai inti pembahasan dan icon kesempurnaan - karya "Insan Kamil fi Ma'rifah al Awahir wa al Awa'il" ini adalah lmerupakan buah pemikiran asy Syeikh Abdul Karim Ibnu Ibrahim al Jaili, seorang cerdik cendekia muslim agung kelahiran al Jailan distrik di kota Baghdad (Irak). Yang hidup antara Tahun 767 H - 832 H atau Tahun 1366 M - 1430 M. Al Jaili merupakan anak keturunan keluarga sufi agung Syaikh Abdul Qodir al Jailani.

Al Jaili mengistilahkan citra global dengan 'alam kabir' (makro - kosmos) sedang manusia disebut 'alam shaghir' (mikro -kosmos). Dengan demikian sejatinya "manusia sempurna" adalah cerminan manifestasi al Haq pada Maujudaat (segala wujud) dan insan kamil itulah sejatinya citra lahir al Haq di alam realitas ini. Untuk mema'rifahi hakekat segala sesuatu itu menurut al Jaili hanya bisa dilakukan dengan jalan mukasyafah (pengetahuan intuitif), bukan dengan logika.

Al Jaili membagi wujud dengan wujud murni, yaitu inti (dzat) Allah Jallah jalaalah, dan wujud mulhaq bil Adam (suplemen dari ketiadaan) yaitu inti (dzat)-Nya ghoib ai ghoib (gaib dalam kegaiban). Tidak bisa dilihat dengan mata kasat, dinalar logika, dijangkau daya persepsi, namun bisa dilihat melalui tajalli-Nya pada segenap maujudaat (segala wujud), sedangkan untuk mengetahui hakekat ma'rifatnya hanya dengan pengetahuan intuitif (kasyf). untuk informasi lebih jelas silakan berkunjung di http://www.cahayakesadaran.com/

Rabu, 14 Juni 2017

Tragedi Setan (Iblis dalam psikologi Sufi)

Buku ini membahas peranan Iblis dalam sudut pandang psikologi sufi. Sebagaimana yang diperlihatkan oleh buku PETER AWN, Iblis akan terus menggoda atau setidak-tidaknya mengganggu manusia sehingga – sebagaimana Iqbal kemukakan setelah Goethe)- akan membentuk kegelisahan dalam hidup manusia yang tanpa itu perkembangan spiritual yang sebenarnya tidaklah akan terjadi. Iblis mampu membuat manusia menyadari beberapa tingkat pengalaman yang lebih dalam dan pada saat yang sama memberi suatu pandangan baru ke dalam masalah internal dari teologi dan juga sejarah agama, yaitu bagaimana menjelaskan peranan setan dan bagaimana menanggulanginya.

Penulis : Peter J.AWN
Penerbit : Optimus

Rabu, 26 April 2017

Awarif al Ma'arif (Puncak Pengetahuan Ahli Makrifat)

Awarif al Ma'arif (Puncak Pengetahuan Ahli Makrifat)
Penulis Syaikh Syihabuddin 'Umar SUHRAWARDI



Dalam periode tertentu sejarah islam, tasawuf pernah dituding sebagai salah satu penyebab kemunduran kaum muslim dalam berbagai bidang. Kemudian, dalam sebuah bidang kajian islam, tasawuf juga lebih sering disalahpahami ketimbang diapresiasi secara objektif dan profesional. Akhirnya, lahirlah berbagai silang pendapat yang mempersoalkan validitas dan otentisitas tasawuf. Padahal seperti dijelaskan Syyed Hosein Nasr, seorang pakar tasawuf kontemporer, secara bisa dijelaskan dengan ringkas bahwa esnsi tasawuf sesungguhnya adalah upaya untuk meneladani akhlak dan kehidupan Nabi Muhammad serta bertujuan meraih; pengetahuan hakiki (ma'rifah) tentang pesan ajaran sentral islam, yakni Kemahaesaan Allah ( Tawhid).

Karenanya dalam konteks ini, diperlukan pemahaman simpatik dan apresiatif tentang tasawuf yang benar-benar berasal dari berbagai sumber otentik. Untuk menyahuti imbauan dan memenuhi kebutuhan akan pemahaman seperti itu, relevansi kehadiran buku ini terasa amat penting artinya. Buku ini adalah sebuah terjemahan dari kitab tasawuf klasik terkenal karya seorang syaikh dan tokoh sufi terkemuka, Syihabuddin Umar ibn Muhammad Suhrawardi. Berbagai konsep dan pengertian dalam dunia tasawuf dibahas secara terinci dan dijelaskan langsung dari sumber dan otoritas tangan pertamadi bidangnya. Tidak berlebihan kiranya kalau buku ini disebut-sebut sebagai salah satu buku daras (text book ) klasik terbaik tentang tasawuf di dalam literatur islam.

Senin, 07 Juli 2014